Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat atas Dugaan Maraknya PETI di Sungai Pawan





Kalbarsatu.web.id //

Berdasarkan pantauan awak media sabtu 18 juli 2026 tepatnya di wilayah desa sandai kiri dan desa sandai kegiatan ponton penambangan emas tanpa ijin ( PETI ) kembali marak, berdasarkan informasi yang kami dapat dari warga setempat yang tidak ingin di sebutkan namanya bahwa kegiatan ponton ini beraktifitas sudah 1 minggu ini dan bahkan malam hari yang lebih banyak aktifitasnya, warga berharap agar ada tindakan tegas dari aparat kepolisian dan pemerintahan desa setempat, kalau tidak ada tindakan tegas maka lama - lama lingkungan akan rusak di tambah lagi saat ini musim kemarau sedangkan sungai pawan itu lah menjadi sumber mata air untuk keperluan warga mandi dan cuci, akibat aktifitas ponton tersebut sungai menjadi keruh, di sampaikan pula bahwa para warga yang menjadi nelayan pencari ikan di sungai juga menyampaikan keluhan karena juga berdampak pada hasil tangkap mereka.




Lebih lanjut kami dari awak media mengkonfirmasi kepada pemerintah desa sandai kiri dan kades sandai kiri mengaku belum ada laporan kepada beliau terkait aktifitas ponton tersebut, biasanya nelayan melapor ke saya tapi sampai sekarang belum ada laporan maupun keluhan ungkap beliau, beliau juga menyampaikan sebelumnya juga sudah pernah di tindak namun kalau masih terulang kembali maka pemerintah desa sandai kiri akan melakukan penyusuran kembali terkait informasi yang telah di sampaikan. 


Menurut warga sebelumnya sudah pernah di lakukan penindakan oleh aparat penegak hukum bersama pemerintah desa namun mungkin hanya berupa peringatan awal namun ternyata sekarang terulang kembali, warga berharap agar ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar bisa memberikan efek jera agar tidak terulang kembali aktifitas ponton tersebut, jika masih terus berulang berarti penindakan hanyalah sebuah formalitas belaka dan warga menganggap hanya sebuah pencitraan.


Harusnya aparat penegak hukum dan aparat desa harus lebih pro aktif dalam memantau lingkungan karena kegiatan aktifitas ponton ini bukan kali ini saja berlangsung namun sudah sering terjadi


Tim Red