Kalbarsatu - JAKARTA, The PRINT — Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini terasa lebih istimewa. Dari Labuhanbatu, Sumatera Utara, lahir prestasi yang mengharumkan nama bangsa. Caroline Nababan br. Sihombing, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selatan, berhasil meraih Medali Emas Gold Winner dan predikat Top Score pada Asia Science & Mathematics Competition ASMC Global Round 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, 11-12 Juli 2026.
Dalam kompetisi yang diikuti 48 negara Asia dan Afrika itu, Caroline bertanding di kategori Mathematics Competition Level A jenjang SD kelas I-II. Ia juga menerima Certificate of Appreciation sebagai Junior Delegate pada Asia Innovation Conference di Universiti Putra Malaysia.
Apresiasi Penuh dari Gubernur Sumut
Kepulangan Caroline disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur, Kamis, 30 Juli 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap generasi emas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan:
1. 1 unit rumah untuk keluarga Caroline
2. Uang saku
3. Tablet dan laptop untuk menunjang pembelajaran
4. Beasiswa pendidikan penuh mulai sekolah hingga fakultas kedokteran Universitas Indonesia
5. Bantuan biaya bimbingan belajar
6. Fasilitasi pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-7 Joko Widodo
7. Kesempatan bagi orang tuanya untuk mengikuti pendidikan perwira
Sebagai puncak apresiasi negara di bulan kemerdekaan, kemungkinan Presiden Prabowo Subianto akan mengundang Caroline di Istana Negara Jakarta dan mengundangnya hadir pada Upacara 17 Agustus 2026.
Cerminan Nawacita dan Semangat Prabowonomics
Ketua The Prabowonomics Institute, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., Penulis Buku Prabowonomics, mengaku terharu dan bangga.
"Prestasi Caroline adalah kado terindah untuk HUT RI ke-81. Ini wujud nyata Nawacita: membangun SDM unggul, memperkuat daya saing, dan memastikan kehadiran negara sampai ke daerah. Ini juga semangat Prabowonomics, bahwa Indonesia Maju dimulai dari memastikan setiap anak, termasuk dari Labuhan Batu, punya akses dan kesempatan yang sama," ujar Yonge di Jakarta, Senin 3 Agustus 2026.
"Ketika negara, pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga bergerak bersama, maka akan lahir lebih banyak Caroline yang membawa Merah Putih berkibar di dunia," tambahnya.
Yonge juga berharap perhatian serupa diberikan kepada SD Negeri 18 Rantau Selatan dan sekolah-sekolah di daerah lain agar sarana dan prasarana pendidikan terus ditingkatkan.
Merdeka dengan Prestasi
Kisah Caroline menjadi pengingat di usia 81 tahun Indonesia: kemerdekaan harus diisi dengan karya. Dari pelosok daerah, seorang anak kelas 1 SD bisa mengalahkan 48 negara dan berdiri mengibarkan nama Indonesia.
Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.
Prestasi Caroline adalah bukti. Merdeka!
Tim Red
